PETUALANGAN SERU DAN ASYIK DI KAWASAN PELABUHAN TUA PANAROEKAN

-

 Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan

Suasana pantai dan gunung di pagi hari

Wisata Situbondo || Seperti biasa tempat menginap dimana mimin tinggal pasti menyisakan cerita petualangan seru, nah kali ini mimin sedang nginep di rumah sahabat kebetulan nama inisialnya ARIF SEMPRUL salah satu tim marketing Pokdarwis Terpadu Soeradikara Situbondo. seperti biasa bangun pagi kami berdua pun bersepakat untuk berburu kerang di pinggir pantai daerah panarukan, lebih tepatnya di Desa Kilensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur. Kami siapkan peralatan seadanya tentu saja bawa plastik kresek karena kami yakin hasil perburuan akan dapat banyak.

Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan
Saat pantai sedang surut adalah waktu yang tepat berburu kerang dan tiram

Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan
Ternyata sunsetnya tertutup mendung gaeees๐Ÿ˜

Sesampai di daerah pesisir panarukan kami pun menghubungi salah satu sahabat, SULAIMAN alias Iman Slanker kami memanggilnya. tanpa basa-basi kami bertiga pun bergegas jalan kaki menuju daerah pesisir pantai, ternyata sudah terlihat beberapa ibu-ibu setangah baya sedang duduk sambil ngorek-ngorek pasir di pantai dan saat kami menyapa salah satu diantara mereka ternyata sudah mulai mengumpulkan dalam timba yang berada di sebelahnya.

Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan
Masih belum bosan mengabadikan momen alam yang keren ini

Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan
Ngorek-ngorek pasir untuk mendapatkan kerang

Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan
Tak lupa si mimin yang super ganteng se Asia Pacifik ini juga ikut bergaya

Kami pun pergi berlalu meninggalkannya serta mengikuti cara-cara mereka yaitu ngorek-ngorek pasir dengan alat se-adanya, satu jam sudah berlalu ternyata hasilnya tidak seperti ibu-ibu tadi, kami pun hanya dapat 3 ekor kerang bulu, 5 ekor kepiting kecil dan tentu saja kami kecewa karena tidak sesuai dengan espektasi dari rumah ๐Ÿ˜.
Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan

Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan
Media pembakaran sudah tersedia ๐Ÿ˜

Sesaat kemudian Iman slanker pun bergegas pergi meninggalkan kami, dia cuma berpesan buatlah api pembakaran untuk bakar kerang dan kepiting nanti saya tambah dengan temuan tiram, kata iman.


Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan
Oyster bakar yang sudah masak

Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan
Kerang bakar ala chef kaleng-kaleng๐Ÿ˜…

Beberapa menit kemudian iman datang dengan bungkusan plastik berisi kerang tiram, bara api sudah jadi dan langsung dilakukan pembakaran, beberapa menit kemudian sudah masak, dan lihatlah....wow benar-benar terlihat eksotis. Iman pun bercerita sembari makan hasil buruannya, "mas terem ini makanan mahal loh, saya dulu pernah kerja di restauran di bali, bule-bule dari eropa dan asia suka banget makan oyster ini" loh kok oyster? tanya saya. "iya mas, orang barat lebih mengenal nama istilah oyster daripada kerang tiram". Tidak hanya berdiskusi tentang oyster tapi juga menikmati pemandangan alam pagi hari di pinggir pantai yang keren, panorama yang mix antara pantai dan gunung.

Karena saya dan arif penasaran, akhirnya disetujui untuk berburu tiram saja ๐Ÿ˜….

Sekitar jam 07.45 wib hasil perburuan kami sudah penuh dalam plastik kresek dan kami pun kembali pulang dengan perasaan puas.

Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan
Pembersihan tiram, sambil congkel-congkel

Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan
Cantik banget tiramnya gaesssh

Tentu saja petualangan belum selesai kalau belum mengolah dan masak hasil perburuan kami. Yes... setelah kami rembukan chef yang ditunjuk adalah Iman, yaaa dia bertindak sebagai chef abal-abal ๐Ÿ˜… dan akhirnya semua bumbu dapur pun di campur-campur, tiram pun di rebus semua bahan dimasukkan di tempayan dengan keyakinan kami pastikan masakan akan bercitarasa nikmat dan lezat ๐Ÿ˜… karena kami bertiga adalah type orang hore dan penuh keyakinan ๐Ÿ˜….
Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan
Semur tiram sauce kecap

Petualangan seru dan asyik di kawasan pelabuhan tua panarukan
Duet bareng petis ikan tongkol karya emaknya Iman

Semur tiram pedas ala chef Iman memang enak dan terlihat menggairahkan. Sang mother nya Iman yang juga pengusaha petis, yups...petis panarukan yang terkenal lezat.

Tanpa basa-basi hasil masakan kami santap bersama-sama dengan cocolan sauce petis ikan dan beberapa biji cabe segar dan ternyata yummii banget nikmat luar biasa, sangat berkarakter sebagai masakan seafood ala restauran jepang dan western. 

Oh iya gaeeessshh....kata para ahli gizi yang sering muncul di media online, oyster ini memiliki kandungan gizi tinggi yang bermanfaat untuk tubuh kita, tapi juga jangan banyak-banyak konsumsinya, kolesterolmu juga bisa naik, atau yang punya kebiasaan gatal-gatal alias alergi menu seafood tidak rekomended gaesshh...

Jadi.....Kalian yang merasa ganteng-ganteng dan cantik-cantik dan ingin berpetualang seru dan aman, cukup datang ke pantai di daerah pesisir Panarukan, bawalah alat seadanya jangan lupa ajak masyarakat lokal, berburulah dan jangan menyerah, hasilmu pasti menakjubkan kawan. 

Bonus pideo buat kalian gaessh ๐Ÿคญ

Semoga suatu saat ada Festival Kerang di Situbondo dan berujung pada Festival Seafood yang dikenal oleh orang luar.

Jangan lupa hore hari ini dan sampai jumpa di petualangan mimin selanjutnya... SALAM PARIWISATA๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ (AG)

BACA ARTIKEL LAINNYA

5 Komentar

  1. Mantap. Kayaknya saya kapan2 harus ke Situbondo nih om.

    BalasHapus
    Balasan
    1. berangkaaaaaaatttt ๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…๐Ÿ˜…

      Hapus
  2. Ali Gardy Rukmana20 Februari 2021 22.04

    Kabupaten situbondo pesisirnya kumuh ya. Gak selera makan

    BalasHapus
    Balasan
    1. kumuhnya pesisir karena ulah manusia, sampah2 itu perbuatan manusia yang membuang sembarangan, termasuk sampah kiriman manusia dari darat

      Hapus
    2. mara katemoan bei ded...tk usah byk caca bekna, mik etangkel le'erra bekna

      Hapus

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama