Madu Situbondo Kualitas Premium Indonesia

-


Wisata Situbondo || Salah satu potensi hasil kekayaan alam Indonesia terutama di Kabupaten Situbondo adalah MADU !!! 


Madu Lebah Liar dari Desa Kukusan


Yess... !!!! Siapa yang tak kenal dengan istilah madu, ternyata madu tidak sesimple yang kita bayangkan gaesh... tahapan-tahapan untuk mempersiapkan dan mengenal madu dari hulu ke hilir ternyata sebuah proses panjang yang rumit dan penuh resiko bahkan ancaman keselamatan serta potensi hilangnya nyawa juga bisa saja terjadi dalam istilah madu ini, yang penting bukan madu dan racun seperti dalam syair lagu lawas itu ya gaessh..😂


Madu Patemon


Kali ini mimin coba angkat salah satu potensi sumber daya alam yang melimpah di Situbondo yaitu, Madu. Sebagai salah satu kabupaten yang memiliki potensi komplit diantara kabupaten yang lain di Indonesia, Kabupaten Situbondo tak hanya bisa menjual keindahan dan panorama alamnya saja, terutama seperti yang mimin sampaikan diberbagai tempat bahwa Situbondo memiliki kehidupan masyarakat agraris atas, yaa...betul kelompok masyarakat yang tinggal di kawasan perbukitan, pegunungan dan daerah pinggiran hutan. 


Madu Baluran


apa yang membedakan madu situbondo dengan yang lain? bukankah madu itu sama saja? 😁


Jika dilihat asal-usulnya madu lebah terbagi 2, yakni madu lebah ternak dan madu lebah liar yang berasal dari hutan.


Madu ternak biasanya sangat mudah dijumpai di beberapa titik lokasi, para peternak madu biasanya menempatkan box-boxnya yang telah diisi ratu lebah di areal pinggiran hutan setiap beberapa bulan akan mudah dilakukan pemanenan.


Bagaimana dengan madu lebah liar?


Lebah liar yang ada di hutan yang mimin ketahui ada 2 jenis ukuran, ada lebah ukuran besar dan lebah ukuran kecil, mereka hidup berkoloni sesuai kelompok dan wilayahnya masing-masing, beberapa pendapat di masyarakat situbondo produksi madu lebah kecil lebih cenderung limited edition jumlahnya dan lebih mahal harganya.


Berdasarkan hasil penelusuran di lapangan, mimin menemukan beberapa titik yang memiliki potensi penghasil madu liar atau madu hutan, terutama di desa-desa wisata di Situbondo yang memiliki kawasan hutan.


Desa Sumberwaru, mereka menamakan hasil madunya dengan nama Madu Kosambhi Baluran, yang dihasilkan dari kawasan hutan Taman Nasional Baluran



Desa Bantal, daerah penghasil madu hutan dari kawasan hutan pariyopo dan lowa, para pencari madu secara rutin setiap hari keluar masuk hutan, bahkan mereka membawa bekal makanan dan kebutuhan lainnya untuk menginap di tengah hutan. saat ditemui mimin beberapa pelaku pencari madu lebah hutan mengatakan mereka bisa menginap di tengah hutan hingga seminggu lebih lamanya. 


Madu Lebah Klenceng Patemon


Desa Kertosari, desa penghasil madu lebah hutan dari kawasan rabesen belikeran.


Madu Lebah Liar jumlahnya terbatas


Desa Agrowisata Kayumas, penghasil madu lebah liar yang berasal dari kawasan hutan dibawah kaki gunung ijen.



Desa Kukusan, pencari madu di kawasan kukusan juga berasal dari hutan disekitar gunung ringgit purba, kualitas madu sangat baik, mimin pun pernah merasakan khasiatnya secara langsung, saat mimin sering ke kawasan Kendit dan membeli langsung dari pencari madu.


Desa Wisata Megalit Patemon, penghasil madu hutan di kawasan kaki gunung ringgit, salah satu pelaku pencari madunya adalah bapaknya Boby patemon yang setiap hari harus memnajat tebing dan pohon besar untuk mencari madu lebah liar. Tidak hanya madu lebah pada umumnya, madu lebah kelenceng pun yang rasanya manis ada rasa kecutnya di desa patemon juga mudah dijumpai.


Desa Wisata Kembangsari, penghasil madu lebah liar dari kawasan hutan di Jatibanteng selatan, daerah perbukitan dengan hutan tropis yang masih sangat liar, madu lebah liar yang pernah mimin cicipi adalah berasal dari lebah madu bunga kapuk yang berwarna jingga.


Desa Wisata Baderan, penghasil madu lebah liar yang berasal dari kaki pegunungan argopuro, madu lebah liar ini sudah sangat familiar bagi masyarakat Sumbermalang, karena cuaca dingin dan sejuk serta panorama alam yang sangat indah.


Ketua Pokdarwis Desa Telempong dengan Madu Lebah Liarnya

Desa Wisata Telempong, ujung barat Kabupaten Situbondo yang berada di sisi selatan juga tempat penghasil madu lebah liar yang kualitasnya juga tidak jauh berbeda dengan desa lain di Situbondo.


Dari banyak pertanyaan para kolega mimin yang sering muncul adalah, apa yang membedakan Madu dari Situbondo dengan madu daerah lain?


Cuaca, Yaaa... cuaca, suhu udara dan temperatur di Situbondo sudah dikenal dari jaman dulu selalu panas, bahwa tempat mimin tinggal memiliki cuaca yang lumayan panas dan cukup gersang diantara daerah lainnya, suhu udara rata-rata berkisar antara 27-35° Celcius terutama pada musim kemarau panjang yang menentukan kualitas madu menjadi lebih baik, kenapa? karena KADAR AIR PADA MADU SANGAT RENDAH



Beberapa media online yang mengulas tentang keutamaan dan manfaat madu diantaranya :

1. sebagai sumber tenaga untuk kesehatan manusia dengan berbagai macam jenis nutrisi yang terkandung di dalamnya

2. menjaga fungsi jantung, tekanan darah tinggi dan menstabilkan kolesterol

3. menangkal radikal bebas dan meningkatkan imunitas tubuh

4. memperbaiki fungsi pencernaan

5. meredakan batuk dan saluran pernafasan

6. mempercepat proses penyembuhan luka

7. menambah daya gedor vitalitas pria

8. meremajakan sel kulit

9. menambah fungsi kesuburan bagi kaum wanita

10. sebagai campuran makanan dan minuman yang lezat dan menyehatkan


Salah satu tempat penyedia dan penjualan madu lebah liar di Situbondo adalah di Museum Balumbung, kalian bisa order langsung kepada nomor kontak dibawah ini :


+62 858 5684 1817 (wahyu)


Mau konsultasi langsung boleh, mau order madu ternak maupun madu lebah liar tetap dilayani.

Bagaimana tertarik untuk setiap hari konsumsi 1-2 sendok per hari untuk menjaga kesehatan kalian? (AG)




Post a Comment

Lebih baru Lebih lama